Sambut Hari Kartini, Bawaslu Jatim Angkat Kisah Inspiratif Perempuan Pengawas Pemilu

Ponorogo (ponorogo.bawaslu.go.id) Tanggal 21 April, merupakan hari nasional bangsa Indonesia untuk memperingati hari Kartini, menyambut peringatan hari tersebut Bawaslu Provinsi Jawa Timur akan  menguak cerita pengawas perempuan pada pilkada 2020 lalu.

Dijelaskan oleh Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat, Nur Elya Anggraini bahwa semangat kartini mewujud pada kisah haru biru pengawas perempuan dalam helatan pilkada yang telah usai.

“Untuk memperingati hari kartini, kami mengangkat kisah tiga pengawas perempuan ad hoc di Situbondo, Banyuwangi, dan Kabupaten Malang yang memiliki dedikasi tinggi dan luar biasa,” terangya.

Ely menuturkan, Pengawas Perempuan di Kabupaten Malang yang hendak diangkat lewat podcast berkisah tentang perjuangannya saat mengawasi dan mengalami keguguran saat menjalankan tugasnya.

“Panwascam di Malang ini keguguran ketika menjalankan tugasnya. Sempat kehabisan darah dan pingsan setelah mengikuti berbagai kegiatan,” tambahnya.

Kemudian, terang Ely kisah lain juga dialami oleh Pengawas Perempuan di Banyuwangi.

“Kalau Panwascam di Genteng Banyuwangi ini mengalami kekerasan verbal. Videonya viral dan sampai menjadi salah satu sorotan dalam pilkada 2020 lalu,” tambahnya.

Lalu untuk Panwascam di Sitobondo, terang Ely adalah keberanian pengawas perempuan yang berani bicara dalam tekanan dan bahkan diusir oleh oknum tertentu saat bertugas.

“Panwascam di Besuki Situbondo ini punya keberanian untuk speak up. Videonya viral dan membuat ramai juga saat pilkada 2020,” tambahnya

Tiga kisah perempuan yang diangkat lewat podcast tersebut, bagi Ely adalah cerminan api kartini terus hidup hingga kini.

“Kalau Kartini populer dengan istilah habis gelap terbitlah terang, maka sekarang muncul tentang habis pilkada terbitlah keberanian,” pungkasnya.

Sumber : Laman Bawaslu Jatim.

73 Views