Literasi Digital, Amin: Media Sosial Ibarat Clurit

Ponorogo (ponorogo.bawaslu.go.id) Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur, Moh.Amin mengatakan berkembangnya media sosial di era digital ibarat sebuah clurit, artinya dampak manfaat ataukah merugikan dari senjata tersebut tergantung dari sikap pemiliknya.

Ia menerangkan kalau senjata (clurit) tersebut dipegang oleh seseorang yang kuat agama dan sosialnya, maka senjata tersebut digunakan untuk sebuah kemanfaatan. Namun, jika senjata itu jatuh pada orang tidak berfikir sosial dan mudah terhasut, maka senjata itu dapat menimbulkan bahaya dan kerugian.

“Begitu juga halnya dengan penggunaan media sosial, untuk itu kami (Bawaslu Jatim) kedepan akan terus meningkatkan literasi digital dalam rangka upaya pencegahan dan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif” Ungkapnya saat membuka Kelas Literasi Digital Kepemiluan di Jember, Minggu (25/4/2021).

Menurut Amin, juga harus disadari bahwa semakin berkembangnya dunia digital diikuti dengan dampak, baik secara positif maupun negative.

Positifnya seperti meningkatnya sektor ekonomi dengan munculnya wirausaha baru melalui platform digital hingga sebagai sarana silaturahim.

“Namun juga ada dampak negativnya missal seperti misinformasi, disinformasi dan malinformasi, di dunia kepemiluan dampak era digital ini yakni menguatnya politik identitas, hoax, ujaran kebencian hingga black campaign.” Terangnya.

Pria asli Sumenep ini kemudian berpesan kepada para peserta Kelas Literasi Digital untuk lebih bijak dalam bermedia sosial.

“Kita tidak bisa mencegah dan menolak era seperti ini, yang bisa kita lakukan adalah menyesuaikan diri dan memanfaatkannya.” Pungkasnya.

Sebagai informasi acara pembukaan Kelas Literasi Digital Kepemiluan Bawaslu Jatim ini turut serta menghadirkan Kordiv Humas dan Hubal, Nur Elya Anggraini, Tenaga Ahli Kominfo Devie Rahmawati, Jurnalis Deni Romdoni serta Erwin Nur Rif’ah dari PC Fatayat Jember.

Editor : Muchtar, Foto : Hendra.

69 Views