Lompat ke isi utama

Berita

Apel Siaga Pengawasan sebagai Bentuk Kesiapsiagaan Jajaran Bawaslu Ponorogo dalam Pemilihan Serentak 2024

foto

Ponorogo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo - Bawaslu Kabupaten Ponorogo menggelar Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang, Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemolihan Serentak Tahun 2024 pada Sabtu (23/11/2024). Apel Siaga Pengawasan diikuti langsung oleh Segenap Jajaran Bawaslu Kabupaten, Panwaslu Kecamatan, Panwaslu kelurahan/desa (PKD) dan Pengawas TPS (PTPS), serta stakeholder. Apel berlangsung di lapangan Kodim 0802/Ponorogo.

Ponorogo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo - Bawaslu Kabupaten Ponorogo menggelar Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang, Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemolihan Serentak Tahun 2024 pada Sabtu (23/11/2024). Apel Siaga Pengawasan diikuti langsung oleh Segenap Jajaran Bawaslu Kabupaten, Panwaslu Kecamatan, Panwaslu kelurahan/desa (PKD) dan Pengawas TPS (PTPS), serta stakeholder. Apel berlangsung di lapangan Kodim 0802/Ponorogo.

Apel siapa pada masa tenang ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh jajaran pengawas Pemilu di tingkat kecamatan, kelurahan/desa dan TPS dalam mengawal pelaksanaan Pilkada serentak di wilayah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo Tahun 2024. Apel siaga ini ditandai dengan simbolis bersama menekan tombol sirine sebagai bentuk kesiapsiagaan Pengawasan Pemilihan Serentak Tahun 2024.

Ketua Bawaslu Kabupaten Ponorogo, M. Bahrun Mustofa menyampaikan bahwa apel siaga pengawasan diikuti oleh lima pimpinan Bawaslu, 63 Panwascam, 307 Pengawas Kelurahan/Desa dan 1.519 Pengawas TPS se-Kabupaten Ponorogo. 

Ketua Bawaslu Ponorogo, Bahrun Mustofa mengatakan, masa krusial pemilihan serentak ada pada masa tenang, distribusi logistik hingga proses pemungutan dan penghitungan suara. Karena itu ia berpesan kepada jajarannya untuk terus mengawal dan mengawasi setiap tahapan Pilkada.

"Jadi apel siaga ini kita gelar sebagai bentuk kesiapan kami mengawasi setiap tahapan Pilkada. Terutama untuk mengawasi distribusi logistik sampai pungut hitung harus disiapkan, dan para pengawas ini harus memahami aturan atau Undang-Undang terkait pengawasan itu," ujarnya.

Tidak hanya saat distribusi logistik, pihaknya juga menekankan jajarannya untuk meningkatkan pengawasan di masa tenang, 24-26 November. Sebab masa tenang itu, rawan terjadi money politic (politik uang), propaganda isu SARA, hingga penyebaran berita bohong. 

"Pesan saya mari kita bekerja keras untuk menyukseskan tugas-tugas pengawasan ini dengan baik, penuh tanggung jawab dan berkeadilan. Jangan bekerja secara arogan dan ugal-ugalan yang membuat peserta pilkada dan masyarakat tidak nyaman," ungkapnya. 

Apel siaga ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan Bawaslu Kabupaten Ponorogo dalam mengawasi pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Selain itu, Bawaslu Kabupaten Ponorogo juga akan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat dalam mengawasi jalannya Pilkada agar demokrasi yang terwujud benar-benar mencerminkan kehendak rakyat. (Humas)

foto

Humas Bawaslu Kabupaten Ponorogo