Lompat ke isi utama

Berita

Di SMAN 2 Ponorogo, Bawaslu Ajak Siswa Fahami Asas Pemilu

Ponorogo (ponorogo.bawaslu.go.id) Didepan siswa SMAN 2 Ponorogo Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu, Juwaini menyampaikan bahwa dalam penyelenggaraan Pemilu terdapat dasar atau pondasi penting yang harus diperhatikan agar Pemilihan dapat berjalan lancar, sukses dan berkualitas.

Pondasi itu disebut Asas Pemilu yakni LUBER JURDIL, Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil.

"6 Asas inilah yang menjadi pedoman pada setiap penyelenggaraan Pemilihan Umum di negara kita (Indonesia)." Ungkapnya saat menjadi narasumber kegiatan Bawaslu Goes to School, Kamis (3/2/2022).

Lebih lanjut ia memaparkan makna asas tersebut berdasarkan Undang-undang Pemilu, Langsung bermakna Rakyat pemilih mempunyai hak untuk secara langsung memberikan suaranya sesuai dengan kehendak hati nuraninya, tanpa perantara. Umum, artinya semua warga negara yang memenuhi persyaratan minimal dalam usia, yaitu sudah berumur 17 (tujuh belas) tahun atau telah/pernah kawin berhak ikut dalam pemilihan umum Warga negara yang sudah berumur 21 (dua puluh satu) tahun berhak dipilih dengan tanpa ada diskriminasi (pengecualian).

"Bebas, berarti rakyat pemilih berhak memilih menurut hati nuraninya tanpa adanya pengaruh, tekanan atau paksaan dari siapapun/dengan apapun. Rahasia, memberikan suaranya, pemilih dijamin bahwa pilihannya tidak akan diketahui oleh pihak manapun dan dengan jalan apapun siapa yang dipilihnya atau kepada siapa suaranya diberikan (secret ballot)." Terangnya.

Jujur, bermakna penyelenggaraan Pemilihan Umum, pemerintah dan partai politik peserta pemilu, pengawas dan pemantau pemilu, termasuk pemilih, serta semua pihak yang terlibat secara tidak langsung, harus bersikap jujur sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku dan Asas Adil berarti dalam penyelenggaraan pemilu setiap pemilihan dan partai politik peserta pemilu mendapat perlakuan yang sama serta bebas dari kecurangan pihak manapun.

Alumni Universitas Muhammadiyah Ponorogo ini lantas mengajak para siswa SMAN 2 Ponorogo yang notabennya sebagai Pemilih Pemula agar pada Pemilu 2024 dapat menjadi pemilih yang cerdas dan memilih berdasarkan hati nurani, bukan karena pengaruh orang lain maupun karena politik uang.

Sebagai informasi pada pembukaan acara Bawaslu Goes to School di SMAN 2 ini turut dihadiri oleh Kepala Sekolah Drs. H. Hariyadi, M.Pd. serta jajaran guru di lingkungan SMAN 2 Ponorogo. (Humas).

Tag
Berita