Lompat ke isi utama

Berita

Didepan Mahasiswa Sulung Jelaskan Tantangan Demokrasi di Era Pandemi

Ponorogo (ponorogo.bawaslu.go.id) Pandemi Covid-19 yang turut melanda Indonesia selain berdampak pada aspek kesehatan serta mempengaruhi kondisi perekonomian, pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat , juga mempunyai tantangan tersendiri bagi iklim demokrasi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Sulung Muna Rimbawan, Kordiv Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Ponorogo dalam kegiatan Diskusi Daring bertema Menakar Demokrasi di Era Pandemi yang diselenggarakan oleh BEM FISIP UNMUH Ponorogo, Jumat malam (06/08/2021).

“Tantangan bagi demokrasi kita dimasa pandemi seperti sekarang, yakni seperti general distrust publik serta perang opini dan manuver (cyber army).” Ungkap Sulung.

General publik distrust atau kepercayaan publik kepada pembuat kebijakan (pemerintah) berpotensi akan mengalami erosi/penurunan, hal ini juga terkait kebijakan-kebijakan yang diambil untuk menekan kasus covid, yang tentu akan berdampak pada masyarakat itu sendiri.

“Kedua yakni perang opini, terbatasnya kegiatan masyarakat di ruang publik juga akan berpotensi semakian ramainya pengunaan media sosial, hal ini tentu juga akan semakin tingginya perang opini melalui media tersebut.” Jelasnya.

Untuk itu Sulung pun mengajak mahasiswa untuk ikut berperan aktif menjawab tantangan demokrasi di era pandemic dengan berbagai cara, seperti ikut berpartisipasi dalam penguatan pendidikan pemilih/pendidikan politik bagi masyarakat, berpartisipasi mendorong kesadaran/kecerdasan politik masyarakat serta ikut mendorong partisipasi masyarakat dalam tahapan pemilihan umum.

“Saya rasa ini peran strategis bagi teman-teman mahasiswa dalam menjawab tantangan-tantangan demokrasi tersebut.” Pungkasnya.

Selain Sulung Muna Rimbawan dari Bawaslu Ponorogo, acara tersebut turut menghadirkan narasumber Dr.Bambang W.M.Si, selaku dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Tag
Berita