Lompat ke isi utama

Berita

Sebagai Pemilih Pemula, Bawaslu Ponorogo Ajak Santri Awasi Pilkada

foto

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ponorogo menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Secara Tatap Muka dengan Tema Peran Partisipatif Santri dalam Pengawasan Pemilihan (Pilkada) Serentak Tahun 2024. Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Hikam Ponorogo pada hari Jum'at, tanggal 06 September 2024. 

Ponorogo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo - Dalam rangka memberikan pemahaman akan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi Pemilihan (Pilkada) Serentak Tahun 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ponorogo menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Secara Tatap Muka dengan Tema Peran Partisipatif Santri dalam Pengawasan Pemilihan (Pilkada) Serentak Tahun 2024. Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Hikam Ponorogo pada hari Jum'at, tanggal 06 September 2024. 

Tercatat sebanyak 100 peserta yang terdiri dari para santri, pimpinan dan pengurus pondok pesantren hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Ketua Bawaslu Kabupaten Ponorogo, M. Bahrun Mustofa didampingi Koordinator Divisi Pencegahan. Parmas, dan Humas, Miftachul Asror serta Koordinator Sekretariat Bawaslu Ponorogo, Jakawardaya hadir langsung dalam giat sosialisasi tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membangun partisipasi aktif para santri dalam mengawasi jalannya Pemilihan Serentak Tahun 2024.

fotooo

Sosialisasi ini dibuka dengan sambutan Ketua Bawaslu Kabupaten Ponorogo, M. Bahrun Mustofa. Beliau dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran santri dalam pengawasan pemilihan, mengingat keterbatasan sumber daya Pengawas Pemilu yang dimiliki oleh Bawaslu. "Kami menyadari betul keterbatasan jajaran penyelenggara khususnya Bawaslu untuk melakukan pengawasan. Sehingga kami mengajak masyarakat termasuk para santri untuk terlibat dalam pengawasan" tegasnya.

Hadir dalam kegiatan ini, K. Ahmad Nu'man Hakiem, M.Ag. sebagai pemateri dalam kegiatan ini. Beliau menyampaikan materi mengenai pengetahuan kepemiluan serta pentingnya partisipasi masyarakat, khususnya para santri untuk turut serta dalam mengawasi Pemilihan Serentak Tahun 2024. Beliau berharap, melalui kegiatan ini bahwa kesadaran dan pengetahuan para santri mengenai pentingnya pengawasan pemilihan dapat meningkat, sehingga tercipta pemilihan yang jujur dan adil.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Ponorogo, Miftachul Asror mengatakan, Bawaslu mengajak para santri sebagai pemilih pemula dalam pemilu untuk menciptakan pemilu yang Damai dan berintegritas dengan mengedepankan asas-asas dalam Pemilu yaitu Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil (Luber Jurdil).

fotooo

“Partisipasi masyarakat sangat kita harapkan dalam mengawasi setiap tahapan Pemilihan, tidak hanya datang ke TPS untuk menggunakan hak suaranya, tetapi bagaimana masyarakat khususnya para santri iku terlibat di pengawasan tahapan Pilkada,” ungkap Asror.

Asror berharap para santri dapat menjadi ujung tombak pendidikan politik di lingkungannya."Saya berharap kepada para santri ini untuk memberikan pemahaman, memberikan pengertian kepada keluarga, saudara dan masyarakat untuk turut serta mengawal jalannya tahapan Pilkada sebagai wujud partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan pengawasan partisipatif" pungkasnya.

Dengan tagline "Bawaslu Nyantri Peduli Demokrasi" Bawaslu Kabupaten Ponorogo berharap para santri dapat menjadi agen perubahan yang mampu berkontribusi aktif dalam menciptakan pemilihan (Pilkada) di Kabupaten Ponorogo yang bersih, jujur, dan adil. (Humas)
 

Humas Bawaslu Ponorogo