Lompat ke isi utama

Berita

Tekan Angka Pelanggaran Pemilu, Asror Minta Panwascam Maksimalkan Fungsi Pencegahan

Ponorogo (ponorogo.bawaslu.go.id) Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo Miftachul Asror meminta jajaran Panwaslu Kecamatan untuk memaksimalkan fungsi pencegahan pada Pemilu serentak 2024, ini dilakukan sebagai upaya menekan potensi pelanggaran selama tahapan berlangsung.

“Jika rekan-rekan di wilayah kerja masing-masing menemukan adanya indikasi yang mengarah kepada Kerawanan Pemilu maka segera ambil langkah pencegahan.” Ungkapnya saat memberikan arahan dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Pengawasan Penyusunan DPTb dan DPK bersama Panwaslu Kecamatan di Aula kantor Bawaslu Ponorogo, Rabu (13/9/2023).

Asror menjelaskan berbagai giat pencegahan dapat disampaikan melalui berbagai cara baik secara lisan, surat imbauan, saran perbaikan maupun dengan penyebarluasan informasi melalui media sosial lembaga serta personil pengawas di setiap tingkatan.

Pria yang membidangi Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas tersebut lantas menyingung salah satu tahapan yang kini tengah berlangsung yakni penyusunan (Daftar Pemilih Tambahan) DPTb dan (Daftar Pemilih Khusus) DPK, menurut Asror jajaran Pengawas harus bekerja secara maksimal untuk memastikan tahapan berjalan sesuai prosedur serta memastikan tidak ada pemilih yang belum terdaftar.

Pengawas juga harus faham dan teliti dalam membedakan pemilih yang masuk DPTb dan pemilih yang masuk DPK.

Asror juga mengingatkan kepada jajaran Panwascam untuk secara Periodik menyusun laporan pengawasan DPTb dan DPK dengan mengacu pada AKP (Alat Kerja Pengawasan) karena akan dilakukan rekap secara berjenjang kepada Provinsi, hal ini sebagai bentuk komitmen Bawaslu menjaga hak pilih masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang. (Humas).

Tag
Berita