20 Ribu Lebih Peserta Mendaftar SKPP Daring Bawaslu
|
Ponorogo (ponorogo.bawaslu.go.id) Sebanyak 20.665 pendaftar dari seluruh Indonesia tercatat telah mendaftar dalam Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) Daring Bawaslu RI. Dari data yang dirilis, di Provinsi Jawa Timur setidaknya terdiri dari 2.568 pendaftar, sementara dari Kabupaten Ponorogo sebanyak 88 peserta turut ambil bagian dalam program sekolah online tersebut.
Koordinator Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu RI, Moh.Afifudin saat membuka Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) bersama Ketua Bawaslu, Abhan dan Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar, Ratna Dewi Pettalolo dan Rahmat Bagja, menyampaikan bahwa SKPP Daring merupakan inovasi sekaligus pengembangan pengawasan partisipatif dalam situasi sulit seperti saat ini.
“Karena sejatinya bentuk-bentuk pencegahan, sosialisasi dan perekrutan kader pengawas, adalah bagian dari apa yang kita sebut sebagai rekrutmen kader yang menjadi kepanjangan tangan Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota dalam mengawasi Pilkada 2020.” Ungkap Afif di Jakarta, Kamis (9/4).
Lebih lanjut Afif menjelaskan dalam SKPP Daring semua orang bisa mendaftarkan diri, namun demikian nantinya akan ada seleksi di bagian akhirnya. Yakni terlebih dahulu peserta mengikuti keseluruhan materi yang berlangsung, kemudian diakhirnya mengikuti ujian secara online.
“Kita berharap sekolah kader ini akan menghasilkan kader-kader terbaik, sebagai mitra Bawaslu yang pada saatnya akan menjadi relawan partisipatif dan sebagiannya juga bisa menjadi penyelenggara dimasa yang akan datang.” Kata Afif.
Kita berharap dukungan semua pihak untuk inovasi dan kreatifitas dalam penyelenggaraan SKPP “Agar benar-benar memunculkan, menghidupkan dan membumikan pengawasan di republik Indonesia ini.” Harapanya.
SKPP daring sendiri direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Mei 2020. Materi yang disampaikan di antaranya mengenai hukum Pemilu, pengawasan Pemilu, kerawanan Pemilu hingga pemantauan Pemilu.
Editor : Muchtar, Foto : Hendra.