Lompat ke isi utama

Berita

3.000 Kali Tayang, Film The Candidate Bawaslu Ponorogo Disambut Baik Masyarakat

Dia indah dalam kesendirian, Semakin indah apabila dia akan bertarung, Menantang lawannya ketika berhadapan. Ekor sirip semua bergerak Menunjukan bahwa dia petarung, Dengan segala keindahanya, Dia petarung yang kuat, Titik darah penghabisan, Daya tahannya kuat, Bisa hidup di air yg sedikit, Ruang yang sempit, Di waktu yang lama, Mengajarkan keindahan, Dalam pertarungan, Dalam Kesendirian.

Bait-bait diatas merupakan puisi yang menjadi pembuka pada Film The Candidate produksi Bawaslu kabupaten Ponorogo.

Makna puisi tersebut sebenarnya telah di desain secara eksplisit untuk menceritakan dan mengambarkan alur secara keseluruhan tentang karakter pemain utama.

Dengan mengibaratkan karakter Multaqul Fattal sebagai aktor dalam The Candidat, seperti seekor Ikan Cupang yang punya jiwa petarung dengan pesona yang indah dan bisa bertahan dalam suasana yang sulit.

Film yang berdurasi hampir 1 jam dan telah tayang perdana pada 8 Juni 2020 ini sampai saat ini telah ditoton sebanyak lebih dari 3.000 pengguna aplikasi youtube.

https://www.youtube.com/watch?v=tVHUJI3cDFg Film The Candidate Bawaslu Ponorogo tayang perdana 8 Juni 2020.

Pujian pun datang dari berbagai kalangan salah satunya dari Agus Susanto, Penggiat Demokrasi sekaligus Ketua FOKAL IMM Ponorogo, dirinya menyebutkan bahwa sosialisasi penyelenggaraan Pemilihan dengan media film adalah hal baru dan bisa lebih menembus banyak segmentasi.

“Saya sendiri sudah melihat film tersebut, dan menurut saya sebagai bagian dari penyelenggara pemilu, edukasi yang dilakukan oleh Bawaslu Ponorogo tersebut sangat penting dan perlu mendapatkan apresiasi ditengah kelesuan kondisi saat ini. ”Ungkapnya.

Kelesuan tersebut, lanjutnya, akibat wabah pandemi Covid-19 maupun lesu ditengah suasana perpolitikan yang rasanya baru saja selesai Pemilihan Legislatif dan Pilihan Presiden. Ia pun berharap pesan yang disampaikan film ini dapat diterima masyarakat maupun para politisi sebagai peserta Pemilihan Umum.

“Semoga masyarakat semakin sadar bahaya politik uang dan bagi para politisi semakin dewasa dalam menyiapkan kader-kadernya yang akan maju menjadi calon anggota legislative, dipilih atau diajukan kader-kader yang berkualitas secara kemampuan intelektual dan tidak mengandalkan kemampuan finansial belaka.” Terangnya melalui pesan singkat.

*) Foto saat pengambilan adegan film The Candidate di sanggar penggiat seni Ponorogo, Dirman.

Editor : Muchtar, Foto : Hendra.

Tag
Berita