Bawaslu Se-Jawa Timur Persiapkan Riset Evaluasi Penyelenggaraan Pilkada
|
Ponorogo (ponorogo.bawaslu.go.id) Bawaslu Provinsi Jawa Timur saat ini tengah mempersiapkan riset Pilkada, hal tersebut bertujuan untuk melakukan analisa kritis dalam bentuk publikasi akademik atas berbagai tahapan krusial Pilkada tahun 2015 hingga 2018.
Seperti Senin (11/5) pagi ini, Pimpinan Bawaslu Kabupaten Ponorogo bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se Provinsi Jawa Timur mengikuti rapat persiapan riset melalui vidio converence (Vidcon).
Rapat yang juga dihadiri secara online oleh Anggota Bawaslu Republik Indonesia Moh. Afifuddin tersebut, guna membahas persiapan riset evaluasi hasil pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2015-2018.
Dalam sambutannya Afifudin mengatakan bahwa Bawaslu sebagai lembaga Pengawas Pemilu harus berani melangkah dan berinovasi dalam rangka penyempurnaan pengawasan serta penyelenggaraan Pilkada maupun Pemilu, salah satunya dengan melakukan riset.
“Dengan program ini adalah bagaimana kita memberikan sumbangsih bukan berdasarkan angan-angan namun berdasarkan prespektif praktik terbaik pelaksanaan Pilkada.” Ungkapnya.
Masih kata Afif bahwa setiap daerah memiliki kekhasan untuk diteliti dan diangkat sebagai tema menarik. Untuk itu, ia mendorong ada publikasi sistematis terhadap kerja riset yang dilakukan. Ia juga telah menghitung, bahwa Bawaslu RI sendiri selama tiga tahun ini telah menerbitkan 40 buku.
“Kita hitung, ada 40 buku yang telah diterbitkan selama 3 tahun. Saya juga senang saat dari Kabupaten/Kota mengirimkan hasil karyanya ke Bawaslu RI.” Tambah Afif.
Diakhir sambutan dirinyapun mengajak Anggota Bawaslu se Jawa Timur untuk tetap produktif dan mengambil hikmah atas wabah Covid-19. "Saya menganalogikan dengan rumah. Kalau kita punya dua rumah, satu dipakai dan satunya tidak, nanti juga akan sama-sama rusak. Makanya kita maksimalkan kerja kita. Cara bersyukur yang paling baik adalah dengan terus berkarya.” Pungkasnya.
Adapun kegiatan rakor dalam rangka persiapan riset evaluasi Pilkada ini, juga dihadiri jajaran Pimpinan Bawaslu Provinsi Jawa Timur yakni Moh. Amin, Aang Khunaifi, Muh.Ikhwanudin Alfianto, Nur Elya Anggraini dan Eka Rahmawati yang juga secara bergantian memberikan arahan kepada anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se Jawa Timur.
Sebagai informasi sebelumnya, Bawaslu Jawa Timur sejak April lalu tengah mempersiapkan program riset Pilkada, program yang diinisiasi Bawaslu RI tersebut guna melakukan analisa kritis dalam bentuk publikasi akademik atas berbagai tahapan krusial Pilkada serentak sehingga nantinya menghasilkan rekomendasi kebijakan demi perbaikan Pilkada selanjutnya.
Sesuai panduan yang diterbitkan oleh Bawaslu RI, secara umum nantinya akan ada tiga klaster utama yang hendak diteliti. Yakni Evaluasi dan Strategi Kebijakan Pengawasan dan Penyelesaian Sengketa Pemilihan, Strategi Pengawasan Pemilu terhadap Isu-isu Strategis dalam Kepemiluan serta Kelembagaan Pengawas Pemilu.
Editor : Muchtar, Fotografer : Yudi.