Ely: Politik Uang Bukan Berkah, Tapi Aib Pemilu
|
Ponorogo (ponorogo.bawaslu.go.id) Politik uang atau politik perut merupakan praktik yang sangat berbahaya dalam membangun sebuah proses demokrasi yang bersih dan berkualitas.
Selain melawan hukum, dampak panjang dari praktik ini juga tidak kalah membahayakannya.
Seperti diungkapkan oleh Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Nur Elya Anggraini bahwa salah satu akibat politik uang yakni pemimpin yang terlahir dari praktik ini, kelak kebijakannya akan dipenuhi oleh kepentingan-kepentingan pemodal atau botoh.
“Kelak kursi kepemimpinannya akan seperti 'pasar' “ Kata Ely saat mengomentari film The Candidate produksi Bawaslu Kabupaten Ponorogo melalui saluran vidio.
https://www.youtube.com/watch?v=jeKZ3DHSkwM Soft launching film The Candidate oleh Kordiv Humas Hubal Bawaslu Jawa Timur, Nur Elya AnggrainiLebih lanjut wanita yang akrab dipanggil Ely ini menegaskan, politik uang bukanlah berkah dalam penyelenggaraan Pemilu namun ini sebagai aib, untuk itu masyarakat harus ikut bekerjasama dalam menghilangkan praktik tersebut.
Ia pun mengapresiasi sosialisasi anti politik uang yang dilakukan oleh Bawaslu Ponorogo melalui film pendek yang bertajuk The Candidate. “Semoga menjangkau lebih masyarakat dan mengilhami kita semua untuk bersama menolak politik uang.” Ungkapnya.
Sebagai informasi film The Candidate ini sendiri merupakan salah satu bentuk dari semangat Bawaslu Kabupaten Ponorogo dalam melaksanakan amanat UU nomor 7 tahun 2017 Pasal 101 tentang tugas pencegahan politik uang.
Dengan mengikuti era digital produksi film ini diharapkan bisa lebih jauh memperkenalkan Bawaslu ke masyarakat khususnya para milenial yang identik dengan dunia digital.
Adapun semua crew yang terlibat pada film yang berdurasi 60 menit ini merupakan komponen yang ada di jajaran Bawaslu Kabupaten Ponorogo mulai dari staf hingga Panwas Kecamatan.
Editor : Muchtar, Foto : Hendra.