Lompat ke isi utama

Berita

Nur Elya: Partisipasi Masyarakat Bukan Hanya Datang ke TPS

Ponorogo (ponorogo.bawaslu.go.id) Partisipasi masyarakat merupakan salah satu indikator penting dalam kesukseskan penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pilkada.

Namun, partisipasi masyarakat ini bukan hanya diukur dari tingkat kedatangannya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kordiv Humas dan Hubal Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Nur Elya Anggraini saat menjadi narasumber diskusi daring yang diselenggarakan Bawaslu DKI Jakarta, Selasa (30/6).

“Jika hanya diukur dari kedatangannya ke TPS dan menggunakan hak pilih ini ukurannya versi penyelenggara teknis (KPU), namun menurut Bawaslu Partisipasi masyarakat lebih luas dari pada itu.” Ungkap Ely.

Partisipasi ini juga terkait dengan masyarakat bersama Bawaslu mensukseskan Pemilu dan Pilkada berjalan sesuai relnya, serta tidak menabrak aturan-aturan yang sudah tertuang dalam perundang-undangan.

“Ketika ada potensi pelanggaran masyarakat juga bisa ikut mencegah atau melaporakan kepada Bawaslu.” Jelasnya.

Mantan komisioner KPID Jatim ini kemudian menerangkan, disinilah pentingnya fungsi kehumasan Bawaslu mendekatkan lembaga serta membumikan semangat pengawasan pada masayarakat pemilih.

“Tugas Humas sebagai jembatan untuk menegakkan nilai demokrasi tersebut dan menyampaikannya kepada masyarakat dengan berbagai media komunikasi yang kita punya.” Pungkas Wanita asal Jember tersebut.

Editor : Muchtar, Foto : Hendra.

Tag
Berita