Optimalkan Pengawasan, Bawaslu Kabupaten Ponorogo Launching Pemetaan Kerawanan Pilkada 2024 Kabupaten Ponorogo secara Serentak Se-Jawa Timur
|
Ponorogo - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo, Dalam rangka mengoptimalkan Pengawasan di Seluruh Tahapan pada Pemilihan (Pilkada) Serentak Tahun 2024 di Kabupaten Ponorogo, Bawaslu Kabupaten Ponorogo bersama dengan Forkopinda, Dinas/OPD, Organisasi Masyarakat, Akademisi dan Media melaksanakan Launching Pemetaan Kerawanan Pemilihan (Pilkada) 2024 Kabupaten Ponorogo. Kegiatan tersebut berlangsung di Hall Hotel Amaris Ponorogo pada hari Minggu tanggal 18 Agustus 2024.
Bawaslu Kabupaten Ponorogo melakukan gerak cepat untuk optimalkan Pengawasan melalui pemetaan potensi kerawanan dalam rangka Pengawasan Tahapan Pilkada Kabupaten Ponorogo 2024. Pemetaan Kerawanan tersebut berbasis pada Indeks Kerawanan Pemilu (IKP).
Perlu diketahui bahwa sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2014, IKP telah menjadi instrumen penting untuk mengidentifikasi dan mengatasi berbagai potensi kerawanan yang mungkin terjadi selama tahapan kepemiluan termasuk gelaran Pilkada.
Pemetaan Kerawanan urgensinya adalah untuk merumuskan strategi dan langkah Pengawasan dan Pencegahan serta Penanganan Pelanggaran pada gelaran Pilkada di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Ponorogo.
Dalam Hal ini, Bawaslu Kabupaten Ponorogo juga turut melakukan Pers Release terhadap Hasil Pemetaan Kerawanan tersebut. Pers Release dapat diunduh melalui link yang tertera pada Infografis yang telah dipublikasikan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Ponorogo, M. Bahrun Mustofa menyampaikan bahwa pemetaan kerawanan Pilkada Ponorogo 2024 diantaranya Tahapan Kampanye, Pemungutan Suara dan Tahapan Penghitungan Suara. "Berdasarkan pada Kerawanan yang telah kami analisis dan petakan secara komprehensif, kerawanan pada Pilkada yaitu adanya potensi Pelanggaran pada Tahapan Kampanye, seperti Pelanggaran Lokasi Kampanye oleh Peserta Pemilu/Pilkada, kemudian adanya komplain dari Saksi saat Penghitungan suara serta adanya kekurangan logistik berupa Surat Suara pada hari H Pemungutan Suara" tegasnya
Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Ponorogo, Miftachul Asror menegaskan bahwa Launching sebagai bentuk penguatan Pengawasan Pilkada "Melalui Launching Pemetaan Kerawanan Pilkada 2024 Kabupaten Ponorogo ini sebagai bentuk penguatan Pengawasan dan diharapkan Hasil Pemetaan Kerawanan ini menjadi acuan informasi penting bagi para stakeholder pemangku kepentingan seperti pemerintah, aparat penegak hukum, media, dan masyarakat sipil untuk mendorong pemilu yang aman, damai dan berkualitas,” Tegas Miftachul Asror
Lebih lanjut, Asror menegaskan bahwa "Pemetaan potensi kerawanan ini diharapkan mampu mengidentifikasi dan mengatasi berbagai ancaman sejak dini, sehingga pelaksanaan Pilkada 2024 Kabupaten Ponorogo dapat berjalan dengan aman, lancar dan damai" pungkasnya
(Humas)
Humas Bawaslu Kabupaten Ponorogo