Strategis dan Berkelanjutan, Bawaslu Ponorogo Perkuat Pengawasan Partisipatif Peserta P2P melalui Diskusi Daring
|
ponorogo.bawaslu.go.id ponorogo, Dalam upaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengawasan partisipatif pemilu dan pemilihan, peserta pendidikan pengawas partisipatif perwakilan Kabupaten Ponorogo mengikuti kegiatan diskusi daring Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang difasilitasi oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Tercatat, sebanyak 36 peserta perwakilan Kabupaten Ponorogo Pendidikan Pengawas Partispitatif Dalam Jaringan (P2P Daring) mengikuti giat diskusi bersama secara daring pada hari Rabu, (26/11/2025).
Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Gelombang (Batch) ke-IX dengan tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat di Provinsi Jawa Timur" dengan Sub-tema Teknis Pengembangan Gerakan Pengawasan partisipatif, Penguatan Jaringan, dan Pemberdayaan Komunitas yang difasilitasi oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur tersebut juga dihadiri oleh peserta P2P dari Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Mojokerto. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak secara aktif dan kritis untuk memahami peran penting masyarakat dalam mengawal pelaksanaan pemilu yang bersih dan berintegritas melalui metode pengawasan partisipatif.
Keynote Speaker dalam giat P2P daring yaitu Ibu Eka Rahmawati, S.Sos.,M.M selaku Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Sedangkan narasumber utama dalam giat tersebut yaitu Feby Damayanti dari Perwakos Kota Surabaya. Selain itu, terdapat narasumber dari Anggota Bawaslu Kabupaten Pacitan, Bawaslu Kabupaten Lumajang, Bawaslu Kabupaten Gresik dan Bawaslu Kabupaten Bojonegoro.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi kepemiluan terkait penajaman pengawasan Pemilu dari para narasumber berpengalaman. Topik materi dan diskusi tersebut meliputi:
- Pengantar Bawaslu dan Pengawasan Pemilu
- Pencegahan dan Pengawasan Digital
- Pencegahan Politik Uang dan Netralitas ASN, TNI, POLRI
- Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Proses
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga menghadirkan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan dan pengalaman nyata di lapangan selama pelaksanaan pemilu maupun pemilihan. Setelah penyampaian materi dan diskusi, seluruh peserta diwajibkan mengerjakan post-test secara daring serta diskusi menyusun Rencana Tindak Lanjut.
Miftachul Asror, S.Th.I selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Ponorogo menyampaikan bahwa kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif ini merupakan program strategis Bawaslu Republik Indonesia yang bertujuan memperluas pemahaman dan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan.
“Melalui kegiatan yang bersifat strategis dan berkelanjutan ini, Bawaslu ingin menumbuhkan kesadaran kolektif dan menegaskan bahwa pengawasan Pemilu bukan hanya tugas lembaga, tetapi juga tanggungjawab setiap warga negara melalui peran dan partisipasi aktif masyarakat, sehingga bersama Bawaslu kita bisa mewujudkan Pemilu yang berintegritas dan bermartabat,” Tegas Asror.
Bawaslu Kabupaten Ponorogo berharap melalui kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) dalam jaringan tersebut seluruh peserta kedepannya dapat menjadi penggerak aktif di lingkungannya masing-masing untuk bergerak serentak menyebarluaskan ilmu, pengetahuan dan semangat pengawasan partisipatif yang telah dibentuk bersama untuk mewujudkan Pemilu maupun Pemilihan yang Jujur, Adil, dan Bermartabat. (Humas)
Humas Bawaslu Kabupaten Ponorogo