Memaknai Kisah Kerja Pengawasan, Bawaslu Kabupaten Ponorogo Luncurkan Buku "Mencari Makna Demokrasi"
|
Ponorogo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo - Bawaslu Kabupaten Ponorogo meluncurkan buku berjudul "Mencari Makna Demokrasi" bersama dengan Stakeholder, jajaran Panwascam, Media, dan Pemerhati Pemilu. Kegiatan peluncuran buku berlangsung di Hall Hotel Amaris Ponorogo pada Sabtu (21/12). Dalam buku ini, Bawaslu Kabupaten Ponorogo menghadirkan kisah-kisah para pengawas adhoc selama proses Pemilu 2024 di Kabupaten Ponorogo.
Buku ini disusun oleh Divisi SDM Organisasi Pendidikan dan Diklat Bawaslu Kabupaten Ponorogo.
Melalui buku ini sebagai rekam jejak yang terdapat didalamnya untuk memaknai kisah kerja kerja kerja pengawasan juga diharapkan dapat bermanfaat bagi pengawas pemilu generasi berikutnya untuk bahan evaluasi dan refleksi kedepan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Ponorogo, M. Bahrun Mustofa mengatakan, buku tersebut berisi kisah perjalanan pengawas pemilu dalam mengawal demokrasi di Ponorogo. Termasuk kerja dan tugas Bawaslu dan jajaran di tingkat TPS, kelurahan maupun kecamatan dalam mengawasi setiap tahapan Pemilu 2024 dan Pemilihan serentak 2024.
“Harapannya ketika buku ini sudah diluncurkan dan diterbitkan ke depan bisa menjadi panduan bagaimana pengawasan yang efektif, dan pengawasan yang melibatkan masyarakat. Sekaligus memberikan gambaran ke masyarakat, bahwa ini lo kerja-kerja pengawasan di bawaslu,” ungkapnya.
Bahrun menjelaskan, penyusunan buku tersebut merupakan instruksi Bawaslu RI. Di Bawaslu Ponorogo, pembahasan terkait penyusunan buku dimulai sebelum tahapan Pilkada serentak 2024 berlangsung.
"Begitu ada instruksi itu, kemudian kita rangkum hasil kinerja kami, kemudian kami juga mengundang jajaran di tingkat bawah, baik PTPS, PKD, maupun Panwascam,” tambahnya.
Humas Bawaslu Kabupaten Ponorogo