Lompat ke isi utama

Berita

Monitoring Kinerja dan Kelembagaan, A. Warits Ketua Bawaslu Jatim Tekankan Sinergi, Integritas dan Profesionalitas

foto

ponorogo.bawaslu.go.id Ponorogo, Monitoring kinerja dan kelembagaan menjadi bagian dari bentuk evaluasi serta penguatan Bawaslu sebagai Lembaga Pengawas Pemilu. Bawaslu Kabupaten Ponorogo menerima kunjungan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur, A. Warits dan Tim Supermon dalam rangka Supervisi dan Monitoring Kinerja dan Kelembagaan. Kedatangan Ketua dan tim supervisi disambut oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Ponorogo, M. Bahrun Mustofa, S.Pd.I bersama Anggota, Kepala Sekretariat Yudha Prawita Sakti, S.E,  dan seluruh staf bertempat di Ruang Aula Kantor Bawaslu Ponorogo pada hari Senin, (13/04/2026).

ponorogo.bawaslu.go.id Ponorogo, Monitoring kinerja dan kelembagaan menjadi bagian dari bentuk evaluasi serta penguatan Bawaslu sebagai Lembaga Pengawas Pemilu. Bawaslu Kabupaten Ponorogo menerima kunjungan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur, A. Warits dan Tim Supermon dalam rangka Supervisi dan Monitoring Kinerja dan Kelembagaan. Kedatangan Ketua dan tim supervisi disambut oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Ponorogo, M. Bahrun Mustofa, S.Pd.I bersama Anggota, Kepala Sekretariat Yudha Prawita Sakti, S.E,  dan seluruh staf bertempat di Ruang Aula Kantor Bawaslu Ponorogo pada hari Senin, (13/04/2026).

Kunjungan Ketua dan Tim Supervisi Bawaslu Provinsi Jawa Timur tersebut berfokus pada monitoring target kinerja kelembagaan pada bidang Perencanaan, Keuangan, SDM, BMN, Arsip, Data Informasi, Hukum, Humas dan Pengawasan serta pendampingan terkait tertib pemenuhan administrasi serta dokumen pendukung lainnya dalam rangka pemenuhan persyaratan Satuan Kerja pada Sekretariat Bawaslu Kabupaten Ponorogo.

foto

Dalam sambutannya, Bahrun menyampaikan bahwa supervisi ini sebagai refleksi bersama sekaligus penguat kinerja lembaga.

"Bawaslu Kabupaten Ponorogo menyambut baik kegiatan supervisi ini, dimana dengan kunjungan dari Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur beserta tim dapat menjadi ruang refleksi bersama untuk penguatan kinerja lembaga melalui arahan, saran dan rekomendasi dari tim supervisi.” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur, A. Warits, menyampaikan bahwa sejauh ini proses administrasi menuju Satker telah kami upayakan untuk dipenuhi dengan senantiasa aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak 

“Seluruh jajaran harus senantiasa bekerja mewujudkan visi misi lembaga dalam rangka penguatan lembaga dengan aktif bersinergi, menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas untuk penguatan kelembagaan, agar eksistensi lembaga semakin meningkat sehingga pengawasan semakin kuat dan akuntabilitas lembaga turut meningkat" tegas Warits dalam arahanya.

foto

Penguatan Lembaga yang Warits maksud berfokus pada delapan bidang stategis, yaitu penguatan tata kelola dan manajemen internal, literasi demokrasi, hubungan dan eksistensi kelembagaan, layanan PPID dan hukum, pengolahan data, akuntabilitas keuangan, modernisasi birokrasi dan peningkatan kinerja kelembagaan. 

”Delapan bidang penguatan lembaga tersebut bukan pekerjaan kecil. Ini adalah kerangka besar modernisasi Bawaslu di Jawa Timur, kedepan jika kedelapan bidang ini terus kita rawat bersama, maka kita bukan saja memperbaiki ‘cara bekerja’, tetapi juga membentuk budaya baru dalam organisasi kita,” tegas Warits.

A. Warits menganalisis bahwa tantangan kedepan semakin kompleks, mulai dari disinformasi dan misinformasi, dinamika kampanye digital, polarisasi politik, hingga penggunaan teknologi baru seperti kecerdasan buatan. Oleh sebab itu, penguatan kelembagaan dianggap sebagai fondasi penting menghadapi perubahan-perubahan tersebut.

“Pengawasan pemilu tidak bisa lagi bertumpu pada mekanisme lama. Kita harus adaptif, berbasis data, dan memiliki SDM yang terlatih dan memperkuat kelembagaan kita,” tegasnya  

Senada dengan hal tersebut, Bahrun menyampaikan bahwa "Penguatan kelembagaan yang kita lakukan bersama akan bermuara pada peningkatan rasa percaya oleh masyarakat pada Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu, sehingga kedepan semakin memperkuat legitimasi Pemilu dan Pemilihan" ungkapnya.

foto

Dalam rangkaian acara tersebut, turut dilaksanakan prosesi Penyerahan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai penghargaan atas dedikasi dan kesetiaan selama masa bakti tertentu. 

Kepala Sekretariat Yudha Prawita Sakti, S.E, menerima penghargaan tersebut secara langsung dari Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur, A. Warits yang menerima Satyalancana Karya Satya X Tahun. Satyalancana Karya Satya 10 tahun merupakan bentuk tanda kehormatan dari Pemerintah Republik Indonesia yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang telah mengabdi secara terus-menerus selama minimal 10 tahun, dengan menunjukkan kesetiaan, kecakapan, kejujuran, serta kedisiplinan.

Melalui giat supervisi tersebut, A. Warits berharap dapat memperkuat kelembagaan dan kualitas pemilu dan pemilihan di seluruh Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. (Humas)

Humas Bawaslu Kabupaten Ponorogo