Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Ponorogo Perkuat Strategi Media Sosial dan Digitalisasi Pengawasan melalui Cangkrukan Demokrasi

foto

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo - Cangkrukan Demokrasi seri ke-delapan kembali dilaksanakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur pada hari Selasa (12/08/2025) Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota Bawaslu Kabupaten Ponorogo, Miftachi4ul Asror, S.Th.I bersama dengan staf Humas.

ponorogo.bawaslu.go.id, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo - Cangkrukan Demokrasi seri ke-delapan kembali dilaksanakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur pada hari Selasa (12/08/2025) Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota Bawaslu Kabupaten Ponorogo, Miftachi4ul Asror, S.Th.I bersama dengan staf Humas.

Dalam pelaksanaan goat Cangkrukan Demokrasi ini menghadirkan sejumlah narasumber yang berasal dari Anggota Bawaslu Kabupaten dan Kota, antara lain Yudi Agung, Anggota Bawaslu Kota Kediri, yang membawakan materi Integrasi Strategi Engagement Media Sosial dan Digitalisasi Arsip serta Dokumentasi Pengawasan. Kemudian, Roma Hudi, Anggota Bawaslu Kota Blitar, dengan paparan Pengawasan Pemilu melalui Digitalisasi Arsip di Era Keterbukaan Informasi Publik. Narasumber ketiga yaitu bapak Yogi Eka Chalid F, Anggota Bawaslu Kota Batu, membahas Membangun Penikmat Media Sosial Bawaslu yang Loyal dan Organik. Narasumber yang keempat yaitu, Nurul Muhtadin, Anggota Bawaslu Tulungagung, yang memaparkan Strategi Menaikkan Engagement Media Sosial.

Sebagai informasi, giat Cangkrukan Demokrasi yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan bawaslu Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur berlangsung setiap hari Selasa pada setiap pekan pertama sampai ketiga setiap bulan. Program tersebut merupakan sarana diskusi dan berbagi ilmu serta pengalaman dalam lingkup pengawasan pemilihan umum maupun pemilihan serta demokrasi dengan menghadirkan para narasumber yang berpengalaman di bidangnya. 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan aktif masyarakat dalam pengawasan pemilu maupun pemilihan serta memastikan representasi yang adil dan inklusif dalam Pemilihan Umum mendatang. (Humas)

Humas Bawaslu Ponorogo