Jajaran Pengawas Ad Hoc Di Aktifkan Lagi, Ini Tugasnya
|
Ponorogo (ponorogo.bawaslu.go.id) Terhitung tanggal 14 Juni 2020, sejumlah 63 Pengawas Kecamatan dan 307 Panwaslu Desa/Kelurahan di lingkup Bawaslu Ponorogo mulai diaktifkan kembali.
Ini berdasar Surat Keputusan Ketua Bawaslu Kabupaten Ponorogo nomor 040/K.JI-21/HK.01.01/VI/2020 tanggal 13 Juni 2020. Keaktifan pengawas adhoc ini juga seiring dengan pengaktifan kembali jajaran ad hoc di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dijelaskan Juwaini Kordiv Pengawasan Bawaslu Ponorogo, setelah diaktifkan tugas pengawas ad hoc yang pertama adalah memastikan pelaksanaan pelantikan Panita Pemungutan Suara (PPS) di 11 Kecamatan yang sempat tertunda.
“11 Kecamatan Yang belum terlantik PPS nya yaitu Kecamatan Ngrayun, Bungkal, Sambit, Pulung, Mlarak, Jambon, Sampung, Badegan, Ngebel, Sawoo dan Jenangan, tujuannya memastikan pelantikan sesuai regulasi yang berlaku.” Ungkap Juwaini via Whatsapp (14/6).
Masih kata Juwaini, kepastian tersebut juga termasuk pada keterpenuhan syarat pada anggota yakni terkait netralitas atau tidak berafiliasi pada Parpol maupun calon tertentu. Serta kepastian terhadap nama yang dilantik adalah benar sesuai dengan pengumuman calon terpilih, apabila ada perubahan maka perlu penelitian lebih lanjut mengenai sebab atas perubahan nama yang dilantik.
“Kemudian nantinya tugas Pengawas juga terdapat item baru yakni mengenai kepatuhan tahapan terhadap aturan atau protocol Covid-19. Sehingga jangan sampai prosedur tata cara pelaksanaan dalam setiap tahapan tidak mematuhi aturan pakai masker, jaga jarak dan kesediaan cuci tangan atau hand sanitizer.” Jelasnya.
Setelah pengawasan tahapan pelantikan ad hoc Pengawas juga memastikan tahapan coklit yang di gelar oleh KPU dan jajaran telah benar dilaksanakan. Termasuk kedepan pada tahapan pendaftaran peserta Pemilihan, Kampanye hingga waktu pemungutan dan penghitungan suara.
Untuk itu Juwaini berharap, agar sejak awal pengaktifan para Pengawas sudah siap melakukan tugas walaupun dalam masa pandemi Corona terutama menghadapi tahapan lanjutan yang juga akan segera dimulai.
“Diharapkan semua taat aturan hati-hati sehingga bisa sukses sampai tahapan coblosan 9 Desember 2020. Hingga pandemi covid 19 ini berakhir. Tidak ada korban jiwa." Pungkasnya.
*Foto Anggota Bawaslu Ponorogo, Juwaini (diambil sebelum pandemi Covid-19).
Editor : Muchtar, Foto : Hendra.