Kader Pengawas Partisipatif Garda Terdapan Masyarakat Lawan Politik Uang
|
Ponorogo (ponorogo.bawaslu.go.id) Program Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Daring resmi dibuka oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Sabtu (2/5).
Tercatat sebanyak 80 putra dan putri terpilih dari Kabupaten Ponorogo turut serta dalam program yang dicanangakan oleh Bawaslu RI ini, jumlah tersebut terdiri dari 39 peserta laki-laki dan 41 perempuan.
Juwaini, Kordiv Pengawasan, Humas dan Hubal Bawaslu Ponorogo mengaku bangga dengan antusias dan semangat dari para peserta SKPP, menurutnya mereka adalah para pemuda-pemuda pilihan yang telah berfikir kedepan terhadap masa depan demokrasi di Indonesia.
“Tidak bisa dipungkiri dalam perjalanan demokrasi kita masih diwarnai dengan praktik-praktik yang menciderai sepertihalnya money politic, kader pengawas partisipatif merupakan salah satu upaya Bawaslu untuk melibatkan masyarakat memerangi praktik tersebut.” Ungkap Juwaini via whatsapp (3/5).
Lebih lanjut pria yang punya hobi dalam bidang jurnalistik inipun berharap ke-80 peserta dapat konsisten mengikuti proses pembelajaran yang berlangsung hingga akhir, “Semoga semua dapat lolos hingga ujian akhir kelulusan.” Harapnya.
Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Ponorogo, Muh.Syaifulloh menyatakan, bahwa sebenarnya pengawasan dalam Pemilu atau Pemilihan dapat dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk para pengawas partisipatif. Kemudian dengan hadirnya kader pengawas ini akan semakin memperkuat pengawasan dan peran yang dilakukan oleh Bawaslu Ponorogo.
“Kedepan peran kader pengawas diharapkan bukan hanya turut serta mengawasi secara independent terhadap proses pemilihan, namun disisi lain juga diharapkan turut mampu mensosialisasikan pendidikan bagi pemilih serta pengawasan partisipatif kepada masyarakat.” Terang Syaifulloh.
Baca juga : Semangat Hari Pendidikan Pada Pembukaan SKPP Daring Bawaslu 2020
Editor : Muchtar, Foto : Hendra.