Lompat ke isi utama

Berita

Tingkatkan Kewaspadaan Ruang Digital, Bawaslu Ponorogo Ikuti Sosialisasi Kemanan Siber

foto

Ponorogo, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ponorogo - Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap ruang digital, Bawaslu Kabupaten Ponorogo mengikuti Sosialisasi Peningkatan Keamanan Siber yang diselenggarakan secara daring oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur pada hari Selasa (07/07/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Ponorogo, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ponorogo - Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap ruang digital, Bawaslu Kabupaten Ponorogo mengikuti Sosialisasi Peningkatan Keamanan Siber yang diselenggarakan secara daring oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur pada hari Selasa (07/07/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur, A. Warits dalam sambutannya menegaskan bahwa keamanan siber merupakan tanggung jawab bersama seluruh jajaran Bawaslu. "Bahwa selain ancaman dari luar, kita juga harus memperhatikan faktor lain, seperti penggunaan kata sandi yang lemah, tidak mengaktifkan autentikasi berlapis, hingga kurangnya kehati-hatian dalam mengelola akun dan dokumen digital, maka hal-hal tersebut yang harus kita waspadai." tegasnya.

Kegiatan diskusi semakin menarik dengan pembahasan oleh narasumber dari Ketua Tim Pengelolaan Aplikasi dan Keamanan Informasi Pusat Data dan Informasi Bawaslu RI, Deni Ahmad Setiadi. Beliau memaparkan berbagai langkah mitigasi atau pencegahan dalam menghadapi ancaman siber, seperti penerapan kata sandi yang kuat, pembaruan sistem secara berkala, penggunaan aplikasi resmi, pencadangan data, serta kewaspadaan terhadap pishing dan rekayasa sosial.

Narasumber turut menekankan pentingnya untuk memperbarui sistem dan aplikasi secara rutin dan berkala dengan menggunakan perangkat lunak resmi, mengelola dokumen dengan aman, melakukan pencadangan data secara rutin, serta menghindari untuk membuka link atau tautan maupun lampiran dari sumber yang tidak dikenal. Lebih lanjut, Deni mengimbau kepada seluruh peserta untuk menggunakan kata sandi yang kuat, tidak membagikan kode OTP kepada siapapun, serta segera melaporkan setiap indikasi serangan siber kepada Tim Teknologi Informasi Bawaslu agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Ponorogo senantiasa meningkatkan kesadaran dan kapasitas jajaran Bawaslu dalam menjaga keamanan data serta sistem informasi kelembagaan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap ruang digital guna mencegah terjadinya ancaman siber guna mewujudkan tata kelola organisasi berbasis digital yang aman dan akuntabel. (Humas)

Humas Bawaslu Kabupaten Ponorogo