Lompat ke isi utama

Berita

Totok Hariyono: Pemilu Tersukses Tahun 55 dan 99

Ponorogo (ponorogo.bawaslu.go.id) Penyelenggaraan Pemilihan Umum terbaik dan tersukses dalam perjalanan demokrasi Indonesia ialah Pemilu tahun 1955 dan 1999, hal tersebut dikuatkan oleh banyak literasi yang mencatatnya.

Demikianlah ungkapan pembuka Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Totok Hariyono saat menjadi narasumber acara diskusi dalam jaringan (webkusi) SKPP Daring sesi-7, Rabu (10/6).

“Setiap Pemilu mempunyai problem yang berbeda-beda, tahun 55 Pemilu yang sangat sukses tidak ada money politik, intervensi dan kesewenang-wenangan oleh aparat.” Jelasnya.

Masih kata Totok, salah satu faktor yang menjadikan suksesnya Pemilu pada tahun 55 yakni semangat menentukan sikap sendiri serta semangat memperbaiki kondisi bangsa menuju arah baru setelah 350 tahun Indonesia dijajah.

Lebih lanjut Kordiv Penyelesaian Sengketa ini menjelaskan penyelenggaraan Pemilu pada tahun 99 juga dapat dikatakan sebagai Pemilu yang sukses dengan partisipasi pemilih yang tinggi, saat itu jumlah partai peserta Pemilu juga sangat banyak. “Hal itu terjadi karena semua energy tertuju pada perbaikan kondisi bangsa.” Kata Totok.

Namun berjalannya waktu lama-lama muncullah praktik transaksional dalam Pemilu yang menjadi sampah-sampah demokrasi hingga pelanggaran-pelanggaran yang menciderai kualitas demokrasi. Hal tersebut menurut totok terjadi karena kesadaran berbangsa dan bernegara mulai terkikis.

“Bawaslu berusaha semaksimal mungkin membuat Pemilu ini lebih baik lagi, Salah satunya mencoba menarik semangat Pemilu tahun 55 dan 99 pada proses sekarang, sehingga harapannya akan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas.” Pungkasnya.

Adapun acara diskusi dalam jaringan (webkusi) SKPP Daring sesi-7 ini diikuti oleh peserta dari Kabupaten Malang, Blitar dan Kota Malang dengan jumlah 136 peserta.

Editor : Muchtar, Foto : Amrul.

Tag
Berita