Lompat ke isi utama

Berita

Sosialisasi Pengawas Partisipatif, Miftachul Asror Tekankan Pentingnya Pemilih Pemula dalam Demokrasi di Makesta IPNU-IPPNU Ponorogo

foto

Ponorogo, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ponorogo senantiasa berupaya meningkatkan peran generasi muda penerus bangsa melalui program pengawasan partisipatif. Program yang bertajuk "Bawaslu Goes To School" tersebut berupaya menanamkan nilai-nilai semangat pengawasan dan demokrasi sejak dini.  Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) IPNU - IPPNU di SMP Ma'arif 1 Ponorogo pada hari Sabtu, (8/8/2026) dengan peserta ratusan siswa yang merupakan calon pemilih pemula pada gelaran Pemilu Tahun 2029 mendatang.

Ponorogo, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ponorogo senantiasa berupaya meningkatkan peran generasi muda penerus bangsa melalui program pengawasan partisipatif. Program yang bertajuk "Bawaslu Goes To School" tersebut berupaya menanamkan nilai-nilai semangat pengawasan dan demokrasi sejak dini.  Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) IPNU - IPPNU di SMP Ma'arif 1 Ponorogo pada hari Sabtu, (8/8/2026) dengan peserta ratusan siswa yang merupakan calon pemilih pemula pada gelaran Pemilu Tahun 2029 mendatang.

Miftachul Asror, S.Th.I selaku Kordiv. Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kabupaten Ponorogo hadir untuk memberikan pemaparan kepada seluruh peserta yang merupakan generasi muda calon pemilih pemula. Asror menjelaskan terkait pentingnya memahami nilai-nilai demokrasi sejak dini dan peran penting lembaga pengawas pemilu dalam menjaga proses demokrasi yang jujur, adil, dan transparan. 

Dalam suasana diskusi yang santai dan interaktif, Miftachul Asror menegaskan pentingnya peran pemilih pemula untuk tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berani menolak praktik politik uang, hoaks, serta berbagai bentuk pelanggaran pemilu.

"Pemilih pemula sejatinya merupakan generasi yang harus peduli dan aktif dalam mengawal demokrasi. Gunakan hak pilih secara cerdas dan bertanggung jawab. Jangan mudah terpengaruh politik uang, berita bohong (hoaks), ujaran kebencian maupun informasi yang belum terverifikasi. Jadilah generasi yang mampu menjadi pelopor dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas," tegas Koordinator Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Ponorogo.

Lebih lanjut, Miftachul Asror menekankan kepada seluruh peserta untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan pemilu mendatang mulai dari lingkungan sekitar sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga dan mengawal proses demokrasi.

"Di era yang sangat canggih dan dekat dengan dunia digital saat ini, adik-adik sebagai calon pemilih pemula harus mampu memilah informasi, tidak mudah percaya pada berita bohong, serta menjadikan fakta sebagai dasar dalam menentukan pilihan" ungkap Asror.

Kegiatan Bawaslu Goes to School ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Ponorogo dalam meningkatkan pengawasan partisipatif melalui pendidikan demokrasi dan literasi kepemiluan bagi generasi muda, khususnya pemilih pemula yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah demokrasi ke depan. Pemilih pemula dipandang penting karena jumlahnya signifikan, memiliki daya kritis tinggi, serta menjadi salah satu penentu kualitas partisipasi dan integritas Pemilu.

Selain itu, pelaksanaan kegiatan ini bertujuan agar para pelajar sebagai pemilih pemula mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan tidak mudah terpengaruh praktik politik uang, hoaks, maupun ujaran kebencian dalam setiap tahapan demokrasi.

Suasana kegiatan di siang menjelelang sore hari tersebut berlangsung hangat dan interaktif. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar mekanisme pengawasan penyelenggaraan pemilu, bentuk-bentuk penceghan, hingga peran generasi muda dalam menjaga integritas dan tegaknya proses demokrasi.

Bawaslu Kabupaten Ponorogo berharap bahwa para generasi muda dapat tumbuh menjadi generasi yang memahami nilai-nilai demokrasi, pengawasan kepemiluan dan integritas. Semangat generasi muda untuk terus mengawal demokrasi dan pengawasan digaungkan bersama untuk mewujudkan Pemilu 2029 yang berintegritas dan bermartabat. (Humas)

Humas Bawaslu Kabupaten Ponorogo